Tampilkan postingan dengan label Kegiatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kegiatan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 April 2014

RAKERNAS IMTLI (Ikatan Mahasiswa Teknik Lingkungan Indonesia) 2014

Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) IST AKPRIND Yogyakarta mendapat kehormatan sebagai tuan rumah penyelenggaraan Rapat Kerja Nasional Ikatan Mahasiswa Teknik Lingkungan Indonesia (RAKERNAS IMTLI) 2014. Dengan mengusung tema “One Vision to Save Our Environment” Rakernas akan diselenggarakan mulai Kamis (27/3) sampai dengan Minggu (30/3). Hal tersebut sesuai dengan hasil Kongres  tahun 2013 di Universitas Diponegoro (UNDIP) pada tahun 2013 yang lalu.

Rabu, 29 Januari 2014

Study Ekskursi

Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) IST AKPRIND Yogyakarta menyelenggarakan acara kunjungan industri. Acara ini diikuti oleh semua angkatan dengan didampingi oleh Hadi Prastyo S., ST, M.Si. sebagai dosen pembimbing. Tujuan dari diadakannya kunjungan industri ini adalah untuk memberikan wawasan kepada Mahasiswa teknik lingkungan dari teori yang di peroleh dari bangku kuliah yang nantinya akan dibandingkan denganb berbagai  bidang dalam skala industri. Kunjungan industri seperti ini rutin diadakan oleh HMTL IST AKRIND Yogyakarta setiap tahunnya. Kunjungan diadakan satu hari full dengan mengunjungi dua industri yang terletak di Kota Semarang, yaitu : PT. Sidomuncul dan PT. Appac.
Pada hari Rabu, 29 Januari 2014. Sekitar pukul 07.00 pagi dengan menggunakan 1 bus, rombongan Mahasiswa teknik lingkungan berangkat dari depan kampus 3 Pengok.


Senin, 02 September 2013

Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa (LDKM) HMTL Tahun 2013

Kegiatan ini bernama “LDKM (Latihan Dasar Kepemimpinan Mahasiswa) Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan 2013” dengan tema “Totalitas Loyalitas”. LDKM dipandang perlu untuk membuka dan memperluas wawasan berorganisasi mahasiswa baru Teknik Lingkungan yang begitu berperan penting sebagai pengembangan soft skill dalam meningkatkan eksistensi HMTL yang baru saja terbentuk.  
     Fungsi dari kegiatan ini adalah membangun karakter mahasiswa yang cakap dan terampil berorganisasi terutama kemampuan kepemimpinan dan kemandirian berpikir, sehingga bisa memberikan manfaat yang positif bagi mahasiswa untuk bisa memberikan kontribusi bagi organisasinya.
   Untuk itu melalui Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan (HMTL) Institut Sains & Teknologi AKPRIND Yogyakarta, mengadakan suatu kegiatan yang bisa memberikan wadah bagi para mahasiswa untuk mengembangkan soft skill nya. Kegiatan ini merupakan langkah awal untuk  membangun rasa tanggung jawab bahwa begitu pentingnya berorganisasi dan menjadi tuntutan dalam kehidupan profesional untuk belajar mengembangkan skill organisasi, terutama jiwa leadership. 
      Kegiatan ini akan dilaksanakan dalam bentuk presentasi materi organisasi dan outbond team building. Adapun peserta LDKM HMTL adalah Mahasiswa Teknik Lingkungan angkatan 2013. Dengan waktu dan tempat pelaksanaan :
Hari, tanggal    : Sabtu-Minggu, 28-29 September 2013
Tempat            : Gunung Api Purba, Nglanggeran, Patuk, Gunung Kidul
  Kegiatan tersebut meliputi Perkenelan HMTL & IMTLI, Materi aktif berorganisasi, kepemimpinan dan kesadaran lingkungan, Pengenalan Bank Sampah, Pengenalan & Pengamatan Study Lingkungan ( PSL ), dan Outbond. Selain itu untuk melepas kelelahan selama kegiatan diadakan juga wisata ke kawasan embung di Gunung Api Purba.
   Berikut ini beberapa foto kegiatan LDKM HMTLTahun 2013: 

Sabtu, 20 Juli 2013

Mahasiswa Teknik Lingkungan Lolos Program MAUBISA

Berdasarkan hasil presentasi program Mahasiswa Usaha Bina Desa yang dilaksanakan akhir bulan Juni 2013 yang lalu, Restu Anjarwati Mahasiswa Teknik Lingkungan IST AKPRIND Yogyakarta berhasil meloloskan proposal program tersebut dengan judul Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Desa melalui Usaha Tas Vinyl Rajut di Dusun Donoloyo, Tamanan, Banguntapan, Bantul.
Restu Anjarwati bersama anggotanya yaitu Erri Nurmaitawati (Teknik Lingkungan) Muarifin (Sistem Komputer), Windyaning Ustyanie (Statistika) dan Yudhistira Indraprastha (Lingkungan) mendapat bimbingan langsung dari dosen teknik Lingkungan Dra Yuli Pratiwi MSi. Menurut Restu, melalui program MAUBISA tersebut mahasiswa IST AKPRIND mendampingi warga masyarakat Dusun Donoloyo, Tamanan, Banguntapan, Bantul melalui usaha tas rajut vinys dengan merk BIANGLALA. Program yang direncanakan antara lain sosialisasi kepada masyarakat, pengadaan alat dan bahan, pelatihan, produksi, pemasaran & evaluasi secara berkala. Program yang telah berjalan tersebut nantinya akan dikembangkan dalam hal manajemen, peningkatan kualitas produksi, sistem pemasaran serta sumber daya yang yang ada. Menurut pembimbing kegiatan Dra Yuli Pratiwi MSi, modal awal yang digunakan sekitar 1 juta rupiah, dengan kapasitas produksi kurang lebih 50 pcs. Sedangkan pemasaran yang digunakan selain ditampilkan di showroom Disperindagkop & UKM Pemda DIY, tas-tas tersebut juga dipasarkan melalui jejaring sosial di internet
Program Mahasiswa Wirausaha adalah program yang difasilitasi Kopertis V Yogyakarta. Program ini secara praktis dapat mendampingi masyarakat sehingga dapat menjadi aset daerah yang sarat dengan kearifan lokal dan bernilai komersial. Program ini bertujuan untuk membantu menghasilkan solusi metode, cara, dan teknologi serta manajemen bagi usaha kecil, mikro dan menengah yang potensial dan berfokus pada pembinaan kelompok masyarakat dan pengembangan desa binaan bagi institusi Perguruan Tinggi. Di sisi lain, mahasiswa sebagai calon penerus bangsa dapat mengembangkan kreativitasnya menciptakan suatu unit bisnis sehingga mereka lebih berorientasi sebagai job creator daripada menjadi job seeker.

Selasa, 23 April 2013

GRAND OPENING BANK SAMPAH SYARIAH IST AKPRIND

Pusat Pengembangan dan Penelitian Lingkungan Hidup (P3LH) IST AKPRIND bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Lingkungan IST AKPRIND akhirnya  membuka secara resmi atau Grand Opening Bank Sampah Syariah IST AKPRIND Yogyakarta.  Sekretaris P3LH, Purnawan, ST,M.Eng menyampaikan bahwa Bank Sampah Syariah merupakan penggabungan dari bank sampah konvensional juga kegiatan shodaqoh sampah. Dalam pelaksanaan bank sampah konvensional para nasabah akan menjual sampahnya sehingga mendapatkan uang secara langsung.Tetapi dalam Bank Sampah Syariah, selain mendapatkan keuntungan materi secara berkala, insya Allah juga akan mendapatkan pahala karena 2,5% dari hasil penjualan sampah tersebut akan disumbangkan kepada yang membutuhkan. Sampai saat ini nasabah Bank Sampah Syariah sudah terdaftar sebanyak 35 orang dengan sampah terkumpul lebih dari setengah ton sampah kertas dan juga plastik. 

Rektor IST AKPRIND Yogyakarta, Ir. Sudarsono, MT mengapresiasi dengan dibukannya bank sampah syariah tersebut. Hal ini membuktikan bahwa mahasiswa telah berusaha melatih soft skill-nya melalui bidang usaha bank sampah syariah. Rektor IST AKPRIND Yogyakarta juga mengharapkan bahwa para mahasiswa diharapkan lulus tidak hanya menyandang status cumlaude diatas kertas atau dalam hal teori saja tetapi juga harus cumlaude dalam kehidupan sehari-hari. Atau dengan kata lain, mahasiswa harus memiliki kemampuan dan keterampilan diluar bidang akademik, yang sering diistilahkan dengan soft skill. Selain itu dalam melaksanakan roda kegiatan bank sampah, harus ada komitmen mulai dari diri sendiri untuk membudayakan hidup bersih dan sehat sehingga bisa mewujudkan jati diri lingkungan IST AKPRIND. 

Jumat, 11 Januari 2013

TEKNIK LINGKUNGAN PEROLEH HIBAH SPMI DIKTI

Jurusan Teknik Lingkungan IST AKPRIND Yogyakarta mengawali tahun 2013 dengan berhasil lolos dalam seleksi proposal dana hibah Pelaksanaan Pengembangan Program Studi Bersistem Penjaminan Mutu tahun 2013. Dengan demikian jurusan teknik lingkungan tersebut berhak mendapatkan dana hibah dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
Program Studi teknik lingkungan IST AKPRIND Yogyakarta dirancang untuk menghasilkan lulusan yang mempunyai kemampuan tinggi dibidang teknik lingkungan serta memiliki keahlian dan keterampilan dalam rekayasa teknologi lingkungan serta manajemen lingkungan. Dengan kemitraan yang dijalin bersama institusi pemerintah maupun swasta diharapkan alumni jurusan teknik lingkungan tersebut diharapkan turut serta dalam upaya pengendalian pencemaran industri maupun rumahtangga. Kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat bekerjasama dengan kantor kementerian lingkungan hidup, Badan Lingkungan Hidup serta BPPT merupakan contoh kegiatan yang sering dilaksanakan.
Program Studi Teknik Lingkungan dengan konsentrasi teknik lingkungan industri didukung sarana laboratorium terpadu seperti Lboratorium Kimia Lingkungan, Analisis Kualitas, Mikrobiologi, Rekayasa Lingkungan dan lainnya.